Sponsors Link

15 Gejala Gigi Berlubang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Sakit gigiGejala gigi berlubang ini patut menjadi perhatian kita semua. Kebanyakan orang menganggap enteng gejala-gejala ringan yang mendahului gigi berlubang. Hal ini tidak bijak karena pada gigi berlubang terdapat banyak aktivitas bakteri. Aktivitas bakteri ini bisa mengakibatkan infeksi yang kemudian bisa menginfeksi jaringan saraf maupun pembuluh darah. (Baca juga: Cara mengobati gigi berlubang secara alami)

ads

Pada tahap lanjut hal ini bisa menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung, diabeter, hipertensi, kerusakan berbagai organ, hingga penyakit gangguan saraf. Oleh karena itu penting bagi kita untuk memastikan kesehatan gigi kita.

Salah satu cara paling sederhana untuk memastikan kesehatan gigi kita adalah dengan tanggap terhadap gejala-gejala yang mendahului gigi berlubang. Dengan mengetahui gejala-gejala ini maka kita bisa menghindari kerusakan gigi yang lebih parah. Beriku ini kita akan membahas mengenai 15 gejala gigi berlubang yang perlu Anda waspadai. Semoga artikel ini memberikan manfaar bagi Anda sekalian, dan salam sehat untuk kita semua.

1. Bau mulut

Gejala gigi berlubang atau karies gigi yang paling mudah dikenali, tetapi banyak diabaikan oleh banyak orang adalah bau mulut. Bau mulut diakibatkan oleh perkembangan bakteri pada rongga mulut. Bakteri ini berkembang biak dengan cara mendekomposisikan sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi. Sisa makanan ini tertinggal di sana karena umumnya orang malas untuk berkumur atau menggosok gigi usai makan, terutama setelah makan malam. pembusukan dari hasil dekomposisi bakteri inilah yang menyebabkan adanya bau mulut.

2. Rasa ngilu saat menggigit makanan

Beberapa dari kita mungkin pernah merasakan rasa ngilu yang sangat tajam dan singkat ketika kita menggigit makanan. Rasa ngilu ini diakibatkan oleh lapisan gigi yang mulai berongga sehingga ketika kita menggigit makanan, bulir-bulir dari makanan tersebut masuk melalui celah-celah tersebut dan menyentuh rambut-rambut ujung syaraf. Sebagai responnya, syaraf akan mengirimkan pulsa ke otak dan mengerjemahkan rasa sakit atau ngilu yang kita rasakan.

(Baca juga: Cara menghilangkan babu mulut akibat karang gigi)

3. Nyeri gigi yang tajam, berdenyut, dan konstan

Berbeda dengan rasa ngilu yang tajam dan sesaat ketika kita menggigit makanan, rasa nyeri yang satu ini terjadi seperti berdenyut. Selain itu rasa nyeri yang tajam ini terjadi secara konstan dan frekuensinya sangat sering. Pada tahap ini saraf-saraf pada gigi telah terekspos sehingga memungkinkan kontak dengan apapun yang ada di dalam rongga mulut. Di dalam rongga mulut selalu ada air liur. Kontak saraf yang terekspos dengan air liur ini bisa menyebabkan rasa nyeri yang tajam dan konstan ini, yang sering terasa seperti berdenyut.

4. Gusi bengkak

Gusi bengkak merupakan salah satu gejala yang mendahului gigi berlubang. Gigi yang mulai akan berlubang telah menampung banyak bakteri. jika bakteri ini telah berkembang biak secara lanjut dan telah meluas, maka gusi akan terpengaruh kondisi kotor di sekitar sarang bakteri. ketika tubuh kekuarang vitamin, dan dikombinasikan dengan keadaan kotor yang diakibatkan oleh bakteri tersebut, maka gusi bisa mengalami peradangan atau bengkak. Jika hal ini terjadi maka kita perlu mewaspadai karena hal ini merupakan salah satu gejala gigi berlubang.

Sponsors Link

5. Bengkak di sekitar pipi

Kondisi rongga mulut yang kotor oleh perkembangan bakteri juga akan berdampak pada area di sekitarnya. Karena kotoran hasil dekomposisi bakteri di rongga mulut, maka daerah rongga mulut bisa mengalami peradangan. Karena letaknya yang berdekatan dengan rongga mulut, maka pipi pun bisa membengkak. Pipi yang membengkak umumnya diikuti juga dengan pembengkakan gusi. Jika hal ini terjadi berulang-ulang maka Anda patut mencurigai bahwa gigi Anda sudah mulai berlubang.

6. Bengkak di sekitar rahang

Sama seperti bengkak pada pipi. Selanjutnya bakteri akan menyebar ke daerah yang lebih jauh. Akibatnya bagian rahang pun akan mengalami gangguan berupa pembengkakan. Pada umumnya jika terjadi pembengkakan pada rahang ini, maka rahang akan cenderung susah untuk dibuka. Gejala ini umumnya terjadi ketika Anda bangun tidur karena bakteri berkembang lebih cepat ketika kita tertidur. Jika Anda mendapati rahang Anda susah untuk dibuka, Anda harus berhati-hati karena jangan-jangan gigi Anda sudah mulai berlubang.

7. Pusing

Di dalam gigi terdapat banyak saraf yang langsung berhubungan dengan saraf-saraf di kepala, yaitu menuju ke otak. Dengan adannya gigi yang mulai berlubang dan saraf-saraf pada gigi terekspos, maka ketika ada benda asing berinteraksi dengan saraf, pulsa listrik akan dikirimkan ke otak. Pesan yang terkirim adalah mengatakan bahwa saraf menerima rasa sakit. Karena kejadian yang berulang-ulang, pesan yang disampaikan terlalu banyak dan sering. Hal ini mengakibatkan kepala kita pusing. (Baca juga: Gejala flu pada anak)

8. Demam

Seperti kita tahu, pada gigi banyak terdapat saraf yang langsung terhubung ke saraf-saraf pusat di otak kita. Jika gigi mulai berlubang, maka semakin lama aktivitas bakteri akan membuka saraf-saraf pada gigi. Kontak antara saraf gigi dengan benda-benda asing yang masuk ke rongga mulut akan menyakit saraf gigi. Jika ini dibiarkan dalam jangka waktu lama bukan tidak mungkin gigi berlubang akan menyebabkan demam.

9. Keluar darah dari gigi

Apakah Anda mendapati gigi Anda berdarah ketika menggosok gigi? Bisa jadi Anda menggosok gigi terlalu keras sehingga menyakiti gusi. Jika itu yang terjadi maka sebaiknya Anda mengurangi kekuatan dalam menggosok gigi, dengan menggosoknya lebih lembut. Namun bagaimana jika Anda sudah menggosok gigi dengan lembut tetapi masih mengeluarkan darah. Hal ini berarti ada bagian yang terbuka dari gigi Anda yang kemungkinan sudah membuka sampai pada lapisan saraf dan pembuluh darah. Jika Anda mengalami ini Anda patut waspada karena mungkin gigi Anda sudah berlubang. (Baca juga: Cara menghilangkan babu mulut akibat karang gigi)

10. Keluar nanah dari gigi

Hampir sama halnya dengan gejala sebelumnya, kini jika Anda melihat ada nanah yang keluar dari gigi, maka Anda harus waspada karena pada tahap ini dipastikan gigi Anda sudah berlubang lebih parah. Pada bagian gigi yang berlubang sudah terjadi infeksi. Jika mendapati hal seperti ini dianjurkan bagi Anda untuk segera menemui dokter gigi dan tidak menanggapinya secara enteng.

ads

11. Gigi tampak cokelat

Gigi tampak cokelat adalah salah satu gejala yang bisa mengawali gigi berlubang. Hal ini biasanya terjadi karena kita kurang disiplin dalam menjaga kesehatan gigi. Awal mula gigi tampak cokelat ini karena sisa-sisa makanan yang tidak dibersihkan yang kemudian membentuk lapisan plak pada gigi. Jika plak sudah semakin tebal, bakteri menguraikan plak tersebut, maka akan timbul lubang kecil yang mengawali lubang. Lubang kecil ini biasanya akan nampak dengan warna hitam. Jika gigi Anda mulai menampakkan ciri-ciri seperti ini, maka Anda disarankan segera menghubungi dokter gigi untuk mendapatkan perawatan medis.

12. Sakit gigi

Gigi mempunyai struktur yang sangat kuat seperti tulang. Oleh karena itu semestinya gigi tidak akan mengalami masalah ketika kita makan. Namun jika kita merasakan rasa nyeri dan sakit pada gigi saat menggigit makanan, maka kita patut curiga. Terlebih jika ketika kita tidak sedang melakukan aktivitas mengunyah makanan tetapi kita merasakan sakit gigi. Hal ini juga merupakan salah satu gejala gigi berlubang. Kebanyakan orang mengabaikan sakit gigi ini. Namun hal tersebut akan mengakibatkan sakit gigi makin parah.

13. Terdapat lubang kecil

Gejala yang satu ini sudah menjadi bukti yang sangat jelas bahwa gigi kita berlubang. Munculnya lubang kecil yang mulai terlihat dikelilingi lapisan hitam atau cokelat. Terkadang lubang-lubang ini tidak terlihat karena letaknya yang ada di bagian belakang gigi. Hal ini dikarenakan sebagian besar orang tidak selalu menggosok bagian dalam gigi mereka. Jika dibiarkan lubang kecil ini akan semakin meluas dan menyebabkan gigi berlubang yang lebih parah.

14. Plak pada gigi

Plak pada gigi berupa lapisan yang melekat pada gigi. Lapisan plak ini berwarna kekuningan sampai cokelat. Plak ini diakibatkan sisa makanan yang tidak dibersihkan dan mulai diuraikan oleh bakteri di dalam mulut. Lama kelamaan plak ini akan semakin menebal dan membentuk lapisan seperti kapur. Jika dibiarkan dalam jangka waktu lama, maka plak ini akan menjadi jalan masuk bagi bakteri ke dalam struktur gigi. Pada akhirnya bisa menyebabkan gigi berlubang.

15. Pemeriksaan Sinar X

Pemeriksaan menggunakan sinar X sangat berguna untuk mengidentifikasi kerusakan awal pada gigi. Mungkin lubang-lubang kecil yang menjadi penyebab awal gigi berlubang tidak bisa terlihat melalui mata telanjang. Melalui sinar X ini lubang-lubang kecil pada gigi bisa diidentifkasi oleh dokter sehingga bisa dilakukan penanganan yang tepat untuk mencegah gigi berlubang. Inilah sebabnya kita perlu mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan gigi minimal 1 kali dalam 6 bulan.

Demikian artikel tentang 15 Gejala Gigi Berlubang yang perlu Anda waspadai jika mulai terjadi pada Anda. Jangan mengambil risiko untuk membiarkan gejala-gejala tersebut. Oleh karena jika kita membiarkannya, maka kerusakan yang lebih parah dan bersifat permanen akan membuat kita menyesal pada akhirnya. Perlu kita ketahui bahwa masalah pada gigi bisa menyebabkan banyak penyakit serius lainnya karena infeksi bakteri. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua, dan salam sehat bagi kita semua.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Thursday 07th, September 2017 / 08:26 Oleh :
Kategori : Gigi Berlubang